It's me. How about you?
Kamu :)

Hai kamu. Iya kamu :)

Apa kabarmu disana? Semoga dalam keadaan baik selalu dan selalu dalam lindungan-Nya.

Semoga Allah selalu melimpahkan padamu rejeki yang halal, badan yang sehat, dan limu yang bermanfaat.

Amiinn..

Hai kamu :)

Rindu rasanya lama tak bercengkrama denganmu lewat obrolan-obrolan singkat.

Rindu rasanya mendengar semua cerita kebahagiaan, sedih dan kekecewaanmu.

Rindu rasanya memberimu semangat untuk terus maju dan tetap berusaha.

 

Hai kamu :)

Senang rasanya bisa melihatmu tersenyum

Senang rasanya bisa mengobrol denganmu

Senang rasanya bisa menjadi bagian kecil dalam beberapa harimu

Hai kamu :)

Sebenarnya aku ingin bercerita padamu. Secara langsung. Tapi aku tahu karna beberapa hal itu menjadi tidak mungkin

Beberapa bulan lalu, hampir di setiap mimpiku kamu selalu muncul. Bukan hanya saat mimpi dalam tidur di malam hari, bahkan dalam mimpi tidur siangku, bahkan saat aku tertidur dalam bis

Memimpikanmu di malam hari selalu membuatku terbangun di tengah keheningan malam. Membuatku galau. Tapi aku senang karna keberadaanmu mengingatkanku pada penciptamu. Aku ingin memintamu dari-Nya.

Semenjak itu aku rajin istikharah, ingin ku dapat jawaban langsung dari-Nya. Mungkinkah ini pertanda? Ataukah bunga tidur semata?

Semakin lama aku istikhoroh, semakin kamu hilang dari mimpi-mimpiku. Aku sempat khawatir, mungkinkah kamu bukan sebuah jawaban bagiku.

Namun satu hal yang membuat bahagia. Kamu hilang dari mimpi-mimpiku, tapi kamu muncul dalam kehidupanku. Dunia nyataku. Bukankah itu menyenangkan? Ya itu menyenangkan bagiku, membuatku makin semangat melewati hari. Tapi entah bagaimana denganmu.

Hai kamu :)

Entahlah apa yang aku rasa ini mungkin hanya diriku yang merasa. Hanya untuk ku rasa sendiri.

Tak apalah bagiku asal melihat kamu bahagia, itu sudah lebih dari cukup. Melihatmu tersenyum sudah buat aku ikut bahagia.

Semakin lama kita bersama, semakin besar rasa ini tumbuh.

Hai kamu :)

Jujur ingin rasanya selalu menghabiskan waktu bersamamu. Tapi aku tau aku hanya jadi pengganggu dalam hidupmu. Tak apa aku yang harus sadar siapa aku dan dimana posisiku.

Akhir-akhir ini aku dibuat sering galau. Sama kamu. Tapi aku menikmatinya sebagai bagian dari rasa ini. Semoga aku bisa melewatinya

Aku tidak menghubungi seperti beberapa hari lalu, bukan berarti aku tak pedul lagi. Aku hanya ingin mengendalikan rasa ini. Terlalu besar. Aku takut tidak bisa mengendalikannya.

Aku kan tetap mendoakanmu. Semoga segala urusanmu lancar, dipermudah dalam mengejar targetmu saat ini, tetap diberi kesehatan, dan selalu dalam tuntunan-Nya.

Tetap se se mangat buat menjalani ujian-ujian di bulan ini ya. Jangan lupa tetap berdoa dan semangat

:)

Datanglah ke cianjur saat hari sedang cerah.

Cianjur. Tanah kesayanganku dan tempat kelahiranku.

Saat kau berkunjung ke sini, kau ga akan menemukan gedung-gedung tinggi seperti di kota-kota besar.

Disini tak ada pula mall megah seperti di kota-kota besar. Tahukah kamu mall terbesar di Cianjur tidak lebih besar dari mall Jatos (Jatinangor Town Square). Mall jatos jauh lebih besar, tapi tetap aku mencintai Cianjur ku dengan tanpa mall sebesar itu.

Bahkan di kabupaten sebesar ini (yang jarak tempuh dari ujung ke ujungnya bisa sampe 6 jam), kau tidak akan menemukan satu pun bioskop. TIDAK ADA SATU PUN BIOSKOP DI CIANJUR. Kebayang kan gimana susahnya kalo mau nonton film terbaru? Mau nonton di kabupaten tetangga (Sukabumi) pun di sana ga ada bioskop. Bioskop paling dekat aja adanya di Bogor. Saya kalo mau nonton aja mesti ke Nangor atau Bandung dulu. Tapi saya tetap mencintai Cianjur meski tanpa adanya bioskop di sini.

Jika kau main ke pusat kotanya, yang ada hanyalah tatanan kota yang terkesan “ga jelas”. Di sini sulit menemukan pusat elektronik semacam BIP. Yang ada di sini kau menemukan sebuah mall yang dibangun di atas pasar dan di depannya ada pangkalan angkot. Bayangkan sebuah mall di mana pintu masuknya kotor bekas jejak kaki dari tanah yang becek, tempat parkir yang sulit karena tertutup oleh angkot super banyak yang sedang parkir. Jangan berharap kenyamanan saat kau main ke mall ini, tapi tenang karena ada mall lain yang lebih bagus jika kau ingin berbelanja.

Di pusat kota ada pula sebuah taman. Hanya saja sayangnya kurang tertata, tidak terawat, dan sepi sekali karena jarang ada orang yang main ke sana.

Orang-orang lebih banyak berkumpul di alun-alun, tempatnya jauh lebih nyaman daripada taman di pusat kota. Di sebelah alun-alun ada masjid agung Cianjur. Hanya saja lagi-lagi sayangnya kebersihan di alun-alun tidak terjaga karena banyak orang yang berjualan disana dan membuang sampah sembarangan. Rupanya “buanglah sampah pada tempatnya” memnag belum menjadi budaya di Cianjur.

Namun bukan hal-hal di atas yang ingin ku perlihatkan padamu.

Datanglah ke cianjur saat hari sedang cerah.

Kan ku perlihatkan tempat dimana kau bisa berteriak dan bebas berlari sekencang-kencangnya. Tempat dimana kau bisa menikmati udara sejuk tanpa polusi. Tempat di mana kau bisa melepas penatmu. Tempat dimana bukti sejarah Indonesia adalah negara yang maju di zaman dulu kala. Tempat dimana bahwa keindahan alam tidak tergantikan dengan bangunan beton bertingkat.

Ayah. Ibu.

Untuk kesekian kalinya hatiku terpikat oleh seorang wanita.

Ia indah dalam keanggunannya.

Ia mempesonakan ku dengan senyumannya.

Ia menawan pandanganku dengan matanya yang penuh binar keceriaan.

Ia mengesankan ku dalam setiap pancarannya.

Ia membuat ku tersenyum dalam setiap kebawelannya.

 

Ayah. Ibu.

Tlah ku baca ratusan puisi dan cerita cinta.

Tlah ku dengar cerita cintadari orang-orang sekitarku.

Namun tiada satu pun yang membuatku paham akan arti cinta yang sebenarnya.

Yang ku tahu aku senang saat melihatnya bahagia dan tersenyum.

Yang ku tahu hatiku berdebar saat melihatnya. Yang ku tahu hatiku berbunga saat menerima pesan darinya.

Yang ku tahu aku sakit saat melihatnya terluka.

Yang ku tahu aku khawatir saat melihatnya diam.

Dan yang ku tahu aku bahagia saat bisa berbagi senyum dan tawa bersamanya.

 

Cintaku.

Jika kau melihat dapur rumahku berantakan, bukan berarti ibuku tidak pandai memasak.

Namun aku yang sedang belajar ingin bisa memasak untukmu.

Jika kau melihatku bermain gitar di waktu senggangku, bukan berarti aku malas melakukan hal lain.

Namun aku sedang belajar memainkannya untukmu.

Jika kau melihatku perbanyak beribadah, bukan untuk dipandang sok alim.

Namun untuk menjadi pria pilihan terbaik untukmu.

 

Cintaku.

Ijinkan aku untuk membahagiakanmu.

Ijinkan aku untuk menjadi imam dalam setiap shoaltmu.

Ijinkan aku untuk menjadi pengisi harimu dengan canda tawa.

Ijinkan aku menjadi ayah dari anak-anak kita.

Dan ijinkan aku menjadi pendamping hidupmu di dunia dan akhirat.

 

Cintaku.

Aku tidak bisa menjanjikan kebahagiaan tanpa kesulitan.

Namun Allah meyakinkan kita ada kemudahan dalam setiap kesulitan.

Aku tidak bisa menjanjikan bisa membelikan semua yang kau mau.

Namun Allah selalu melimpahkan rejeki bagi semua makhluk-Nya.

Aku tidak bisa menjanjikan senyum dan tawa kan selalu mewarnai kita.

Namun percayalah kita pasti bisa melwati hari-hari kita bersama.

 

Cintaku.

Apa kabarmu disana?

Semoga kebaikan selalu menyertai setiap langkahmu.

Semoga kau senantiasa dalam lindungan-Nya.

Semoga kau senantiasa mendapat kemudahan dalam segala urusan.

Selalu ku sisipkan namamu dalam setiap doaku.

Dan semoga kita bisa berjumpa kembali di persimpangan jalan kita yang berliku.

 

Untukmu : Sat. 0305D7

Have you listened the angel’s voice?
Because I listened it come out from your mouth
Ryanvin Sya’bani
Embun tidak butuh warna untuk dapat membuat daun jatuh cinta
Vino, Malaikat Tanpa Sayap
Karena cinta bukan kata, maka hanya hati yang bisa membaca
Ryanvin Sya’bani
Coretan 1

Hello.. Good night everibadeeh !!! 

Hahaha hari ini saya akan mencoba menulai dengan yaa tulisan yang agak2 gaul gimana gitu versi saya sendiri. So maap maap aja buat agan dan sista yang agak kurang memahaminya dan ga begitu puas dengan maksud dari tulisan saya ini *gada bedanya juga yaa. its oke -___-* 

Jadi begini sobat-sobat sekalian. Belum sampai sejam yang lalu, saya baru aja beres nonton film yang masih baru anget-anget keluar nih di bioskop khas satu-satunya yang berlokasi di Jatinangor. Orang-orang yang berdomisili disana, terutama anak-anak UNPAD yang gaul dan fungkeh *yeeaaa* *suara drum* *jreng jreng jreng* pasti taulah bioskop tersebut hahaha

Saya baru aja beres nonton film REPUBLIK TWITTER. Dalam film ini saya lebih suka dengan penataan bahasanya, terutama bahasa-bahasa syair yang sempat saya baca di beberapa adegan di film itu. Penuturan. Penjiwaan. Perasaan. Aliran. Daya tarik. Entah kenapa saya merasa tekesima alias takjub setiap membaca dan mendengar dialog dari masing-masing pemeran. Dibanding pada bagian tengah kesananya yang mulai menyerempet urusan politik, saya tidak begitu memperhatikannya, keculai tentu saja jika ada kata-kata yang luar biasa.

Saya mulai memahami satu hal. “DUNIA KATA SELUAS JAGAT ILMU PENGETAHUAN”. Eits jangan berpikiran yang sepele dulu sob, ini semua ada alasannya. Kenapa saya berpikiran seperti itu? Ilmu disampaikan dengan kata. Penyampaian ilmu dengan penyusunan kata yang biasa, tak mungkin bisa menarik minat banyak orang. So sekarang gimana cara kita buat mampu menyusun, dan membuat kata semenarik mungkin, lain daripada yang lain. Itu bukan hal yang gampang loh.. Ga percaya? Coba buktiin sendiri deh !!

Dibandingkan dengan semua kata, saya lebih suka kata CINTA. Apapun itu mau syair, lirik, sapaan, panggilan, bahkan sikap, dan dalam diam pun saat tersirat sebuah cinta, saya suka itu.
Saat dua insan terdiam karna rasa cinta, itu merupakan salah satu skema terindah dalam hidup.  Saat mereka tersenyum karna cinta, itu sudah lebih dari ungkapan seribu cinta.

Sob satu cara pengungkapan cinta bisa lewat kata. Kata-kata mampu mewakilkan sejuta perasaan. Jagalah kata-katamu untuk menjaga perasaannya.

Thanks sob buat perhatiaannya
Dan maaf ini sekedar cora-coret ga jelas hehehe
See you.. 

Cinta punya cara yang ajaib. Dan semua orang akan merasakan keajaiban cinta
Ryanvin Sya’bani
Aspek Moral

Dulu aku berpikir selalu berkata jujur merupakan perbuatan yang baik.

Namun belakangan ini, aku telah melihatnya dengan cara yang berbeda.

Sekarang aku berpikir aspek moral adalah tentang menemukan sesuatu yang benar-benar kau peduli.

Sesuatu yang spesial itu memiliki arti lebih untukmu dibandingkan hal lain di dunia ini.

Dan ketika kau menemukannya, kau berjuang untuknya. Kau mengambil semua resiko. Kau menempatkannya diatas segalanya, masa depanmu, kehidupanmu, semuanya.

Dan mungkin yang kau lakukan untuk menolongnya tidaklah bersih, tapi itu bukan masalah.

Karena di dalam hatimu kau tahu bahwa jus merupakan hasil terbaik dari perahan.

Itulah semua hal mengenai aspek moral

Seperti halnya membaca, menulis pun berawal dari kebiasaan
Ryanvin Sya’bani